Assalamualaikum wr. wb

welcome in my blog

ALLAH

Semoga ALLAH memberkatimu.

Matematika

Salam Matematika ! Aktif, Kritis, Kreatif.

Cinta Matematika

Perasaan cinta selalu ada dalam hati seseorang yang mencintai matematika.

HIMAPTIKA

HIMAPTIKA selalu di Hati.

UIN SUNAN AMPEL SURABAYA

pendidikan matematika.

Minggu, 04 Januari 2015

Teknik Penarikan Akar Kuadrat

Jika sebuah bilangan dikalikan sebanyak dua  kali dengan bilangan itu sendiri disebut bilangan pangkat dua atau bilangan kuadrat. Contoh : 2 X 2  ditulis 22  dibaca dua kuadrat hasilnya adalah 4.
Jadi, pangkat dua atau bilangan kuadrat  adalah mengalikan bilangan itu sendiri sebanyak dua kali. 
Berikut ini kami sajikan tabel bilngan kuadrat !



karena 9 pangkat 2 adalah 81, maka akar kuadrat dari 81 adalah 9. Perhatikan akar kuadrat berikut ini !
Nah, sekarang jika ada pertanyaan seperti ini,
Berapakah akar kuadrat dari 841 ?
untuk memperoleh hasil akar kuadrat dari 841.
Perhatikanlah teknik penarikan akar kuadrat dibawah ini !

Teknik Penarikan Akar Pangkat Tiga

Jika sebuah bilangan dikalikan sebanyak tiga kali dengan dirinya sendiri disebut bilangan pangkat tiga. Contoh : 2 X 2 X 2 dibaca dua pangkat tiga atau ditulis 23 dan hasilnya adalah 8.
Jadi pangkat tiga adalah mengalikan bilangan yang sama sebanyak tiga kali. lihat tabel pangakat tiga di bawah ini :



jadi, akar pangkat tiga dari 216 adalah 6
        
akar pangkat tiga dari 729 adalah 9
Nah sekarang jika ada soal seperti ini.
Berapakah akar pangkat tiga dari 79.507?

itu sangat mudah
Perhatikan proses penarikan akar pangkat tiga dari 79.507 berikut !

mudahkan, Sekarang silahkan dicoba di rumah ya!


Sabtu, 03 Januari 2015

"PENDIDIKAN SEKARANG & MASA DEPAN"

Pendidikan merupakan kebutuhan sepanjang hayat.Setiap manusia membutuhkan pendidikan, sampai kapan dan dimanapun ia berada. Pendidikan sangat penting artinya, sebab tanpa pendidikan manusia akan sulit berkembang dan bahkan akan terbelakang. Dengan demikian pendidikan harus betul-betul diarahkan untuk menghasilkan manusia yang berkualitas dan mampu bersaing, di samping memiliki budi pekerti yang luhur dan moral yang baik.
Tujuan pendidikan yang kita harapkan adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap, mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan”. Pendidikan harus mampu mempersiapkan warga negara agar dapat berperan aktif dalam seluruh lapangan kehidupan, cerdas, aktif, kreatif, terampil, jujur, berdisiplin dan bermoral tinggi, demokratis, dan toleran dengan mengutamakan persatuan bangsa dan bukannya perpecahan.
Mempertimbangkan pendidikan anak-anak sama dengan mempersiapkan generasi yang akan datang. Hati seorang anak bagaikan sebuah plat fotografik yang tidak bergambar apa-apa, siap merefleksikan semua yang ditampakkan padanya.
Empat pilar pendidikan sekarang dan masa depan yang dicanangkan oleh UNESCO yang perlu dikembangkan oleh lembaga pendidikan formal, yaitu: (1) learning to Know (belajar untuk mengetahui), (2) learning to do (belajar untuk melakukan sesuatu) dalam hal ini kita dituntut untuk terampil dalam melakukan sesuatu, (3) learning to be (belajar untuk menjadi seseorang), dan (4) learning to live together (belajar untuk menjalani kehidupan bersama).
Dalam rangka merealisasikan `learning to know`, Guru seyogyanya berfungsi sebagai fasilitator. Di samping itu guru dituntut untuk dapat berperan sebagai teman sejawat dalam berdialog dengan siswa dalam mengembangkan penguasaan pengetahuan maupun ilmu tertentu.
Learning to do (belajar untuk melakukan sesuatu) akan bisa berjalan jika sekolah memfasilitasi siswa untuk mengaktualisasikan keterampilan yang dimilikinya, serta bakat dan minatnya. Walaupun bakat dan minat anak banyak dipengaruhi unsur keturunan namun tumbuh berkembangnya bakat dan minat tergantung pada lingkungannya. Keterampilan dapat digunakan untuk menopang kehidupan seseorang bahkan keterampilan lebih dominan daripada penguasaan pengetahuan dalam mendukung keberhasilan kehidupan seseorang.
Pendidikan yang diterapkan harus sesuai dengan kebutuhan masyarakat atau kebutuhan dari daerah tempat dilangsungkan pendidikan. Unsur muatan lokal yang dikembangkan harus sesuai dengan kebutuhan daerah setempat.
learning to be (belajar untuk menjadi seseorang) erat hubungannya dengan bakat dan minat, perkembangan fisik dan kejiwaan, tipologi pribadi anak serta kondisi lingkungannya. Bagi anak yang agresif, proses pengembangan diri akan berjalan bila diberi kesempatan cukup luas untuk berkreasi. Sebaliknya bagi anak yang pasif, peran guru dan guru sebagai pengarah sekaligus fasilitator sangat dibutuhkan untuk pengembangan diri siswa secara maksimal.
Kebiasaan hidup bersama, saling menghargai, terbuka, memberi dan menerima (take and give), perlu ditumbuhkembangkan. Kondisi seperti ini memungkinkan terjadinya proses “learning to live together” (belajar untuk menjalani kehidupan bersama). Penerapan pilar keempat ini dirasakan makin penting dalam era globalisasi/era persaingan global. Perlu pemupukkan sikap saling pengertian antar ras, suku, dan agama agar tidak menimbulkan berbagai pertentangan yang bersumber pada hal-hal tersebut.
Dengan demikian, tuntutan pendidikan sekarang dan masa depan harus diarahkan pada peningkatan kualitas kemampuan intelektual dan profesional serta sikap, kepribadian dan moral manusia Indonesia pada umumnya. Dengan kemampuan dan sikap manusia Indonesia yang demikian diharapkan dapat mendudukkan diri secara bermartabat di masyarakat dunia di era globalisasi ini.
Mengenai kecenderungan merosotnya pencapaian hasil pendidikan selama ini, langkah antisipatif yang perlu ditempuh adalah mengupayakan peningkatan partisipasi masyarakat terhadap dunia pendidikan, peningkatan kualitas dan relevansi pendidikan, serta perbaikan manajemen di setiap jenjang, jalur, dan jenis pendidikan. Untuk meningkatkan mutu pendidikan di daerah, khususnya di kabupaten/kota, seyogyanya dikaji lebih dulu kondisi obyektif dari unsur-unsur yang terkait pada mutu pendidikan, yaitu:
(1) Bagaimana kondisi gurunya? (persebaran, kualifikasi, kompetensi penguasaan materi, kompetensi pembelajaran, kompetensi sosial-personal, tingkat kesejahteraan);
(2) Bagaimana kurikulum disikapi dan diperlakukan oleh guru dan pejabat pendidikan daerah?;
(3) Bagaimana bahan belajar yang dipakai oleh siswa dan guru? (proporsi buku dengan siswa, kualitas buku pelajaran);
(4) Apa saja yang dirujuk sebagai sumber belajar oleh guru dan siswa?;
(5) Bagaimana kondisi prasarana belajar yang ada?;
(6) Adakah sarana pendukung belajar lainnya? (jaringan sekolah dan masyarakat, jaringan antarsekolah, jaringan sekolah dengan pusat-pusat informasi);
(7) Bagaimana kondisi iklim belajar yang ada saat ini?.

Mutu pendidikan dapat ditingkatkan dengan melakukan serangkaian pembenahan terhadap segala persoalan yang dihadapi. Pembenahan itu dapat berupa pembenahan terhadap kurikulum pendidikan yang dapat memberikan kemampuan dan keterampilan dasar minimal, menerapkan konsep belajar tuntas dan membangkitkan sikap kreatif, demokratis dan mandiri. Perlu diidentifikasi unsur-unsur yang ada di daerah yang dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi proses peningkatan mutu pendidikan, selain pemerintah daerah, misalnya kelompok pakar, paguyuban mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat daerah, perguruan tinggi, organisasi massa, organisasi politik, pusat penerbitan, studio radio/TV daerah, media masa/cetak daerah, situs internet, dan sanggar belajar.

Jumat, 02 Januari 2015

Kuasa ALLAH, Satu Gereja Masuk Islam

Ini Kisah Nyata Seorang Pemuda Arab Yang Menimba Ilmu Di Amerika Rabu, 22 Februari 2006 silam. Ada seorang pemuda arab yang baru saja menyelesaikan bangku kuliahnya diAmerika. Pemuda ini adalah salah seorang yang diberi nikmat oleh Allah berupa pendidikan agama Islam bahkan ia mampu mendalaminya. Selain belajar, ia juga seorang juru dakwah Islam. Ketika berada di Amerika , ia berkenalan dengan salah seorang Nasrani. Hubungan mereka semakin akrab, dengan harapan semoga Allah SWT memberinya hidayah masuk Islam.

Pada suatu hari mereka berdua berjalan-jalan di sebuah perkampungan di Amerika dan melintas di dekat sebuah gereja yang terdapat dikampung tersebut. Temannya itu meminta agar ia turut masuk ke dalam gereja. Semula ia berkeberatan,namun karena ia terus mendesak
akhirnya pemuda itupun memenuhi permintaannya lalu ikut masuk ke dalam gereja dan duduk di salah satu bangku dengan hening, sebagaimana kebiasaan mereka.

Ketika pendeta masuk, mereka serentak berdiri untuk memberikan penghor-matan lantas kembali duduk. Di saat itu si pendeta agak terbelalak ketika melihat kepada para hadirin dan berkata, "Di tengah kita ada seorang muslim. Aku harap ia keluar dari sini." Pemuda arab itu tidak bergeming dari tempatnya. Pendeta tersebut mengucapkan perkataan itu berkali-kali, namun ia tetap tidak bergeming dari tempatnya. Hingga akhirnya pendeta itu berkata,
"Aku minta ia keluar dari sini dan aku menjamin keselamatannya. "Barulah pemuda ini beranjak keluar. Di ambang pintu ia bertanya kepada sang pendeta,
"Bagaimana anda tahu bahwa saya seorang muslim." Pendeta itu menjawab, "Dari tanda yang terdapat di wajahmu."Kemudian ia beranjak hendak keluar,namun sang pendeta ingin memanfaatkan keberadaan pemuda ini, yaitu dengan mengajukan beberapa pertanyaan,
tujuannya untuk memojokkan pemuda tersebut dan sekaligus mengokohkan markasnya. Pemuda muslim itupun menerima tantangan debat tersebut.

Sang pendeta berkata "Aku akan mengajukan kepada anda 22 pertanyaan dan anda harus
menjawabnya dengan tepat."
Si pemuda tersenyum dan berkata,"Silahkan!”

Sang pendeta bertanya : “1. Sebutkan satu yang tiada duanya”
Mendengar pertanyaan tersebut pemuda itu ter-senyum dengan senyuman mengandung keyakinan kepada Allah. Setelah membaca basmalah
Pemuda itu menjawab : “Satu yang tiada duanya ialah Allah SWT

Sang pendeta bertanya :  :” 2.. dua yang tiada tiganya”
Pemuda itu menjawab : Dua yang tiada tiganya ialah malam dan siang. Allah SWT
berfirman, "Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda (kebesaran kami)." (Al-Isra':12).

Sang pendeta bertanya :  :”3. tiga yang tiada empatnya”
Pemuda itu menjawab : Tiga yang tiada empatnya adalah kekhilafan yang dilakukan Nabi
Musa ketika Khidir menenggelamkan sampan, membunuh seorang anak kecil
dan ketika me-negakkan kembali dinding yang hampir roboh.

Sang pendeta bertanya :  :” 4.. empat yang tiada limanya”
Pemuda itu menjawab : Empat yang tiada limanya adalah Taurat, Injil, Zabur dan al-
Qur'an.

Sang pendeta bertanya :  :” 5.. lima yang tiada enamnya,
Pemuda itu menjawab : Lima yang tiada enamnya ialah shalat lima waktu.

Sang pendeta bertanya :  :” 6.. enam yang tiada tujuhnya,
Pemuda itu menjawab : Enam yang tiada tujuhnya ialah jumlah hari ke-tika Allah SWT
menciptakan makhluk.

Sang pendeta bertanya ::”7.. tujuh yang tiada delapannya,
Pemuda itu menjawab : Tujuh yang tiada delapannya ialah langit yang tujuh lapis. Allah
SWT berfirman, "Yang telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Rabb Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang."

Sang pendeta bertanya ::” 8.. delapan yang tiada sembilannya,
Pemuda itu menjawab : “Delapan yang tiada sembilannya ialah malaikat pemikul Arsy ar-
Rahman. Allah SWT berfirman,"Dan malaikat-malaikat berada dipenjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung 'Arsy Rabbmu di atas(kepala) mereka." (Al-Haqah: 17).

Sang pendeta bertanya ::”9.. sembilan yang tiada sepuluhnya,
Pemuda itu menjawab : “Sembilan yang tiada sepuluhnya adalah mu'jizat yang diberikan
kepada Nabi Musa : tongkat, tangan yang bercahaya, angin topan, musim paceklik, katak, darah, kutu dan belalang

Sang pendeta bertanya:” 10.. sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh,
Pemuda itu menjawab : Sesuatu yang tidak lebih dari sepuluh ialah ke-baikan. Allah SW
berfirman, "Barangsiapa yang berbuat kebaikan maka untuknya sepuluhkali lipat." (Al-An'am: 160).

Sang pendeta bertanya:”11.. sebelas yang tiada dua belasnya,
Pemuda itu menjawab : Sebelas yang tiada dua belasnya ialah jumlah saudara-saudara
Yusuf.

Sang pendeta bertanya:” 12.. dua belas yang tiada tiga belasnya,
Pemuda itu menjawab : Dua belas yang tiada tiga belasnya ialah mu'jizat Nabi Musa yang terdapat dalam firman Allah, "Dan (ingatlah) ketika Musa memohon air untuk kaumnya, lalu Kami berfirman, 'Pukullah batu itu dengan tongkatmu.' Lalu memancarlah dari padanya dua belas mata air." (Al-Baqarah: 60).

Sang pendeta bertanya:” 13.. tiga belas yang tiada empat belasnya.
Pemuda itu menjawab : “Tiga belas yang tiada empat belasnya ialah jumlah saudara Yusuf
ditambah dengan ayah dan ibunya.

Sang pendeta bertanya:”14.. Sebutkan sesuatu yang dapat bernafas namun tidak mempunyai ruh!
Pemuda itu menjawab : Adapun sesuatu yang bernafas namun tidak mempunyai ruh adalah
waktu Shubuh. Allah SWT ber-firman, "Dan waktu subuh apabila fajarnya
mulai menying-sing. "

Sang pendeta bertanya:” 15.. Apa yang dimaksud dengan kuburan berjalan membawa isinya?
Pemuda itu menjawab : Kuburan yang membawa isinya adalah ikan yang menelan Nabi Yunus AS.

Sang pendeta bertanya:” 16.. Siapakah yang berdusta namun masuk ke dalam surga?
Pemuda itu menjawab : Mereka yang berdusta namun masuk ke dalam surga adalah saudara-
saudara Yusuf,yakni ketika mereka berkata kepada ayahnya,"Wahai ayah kami, sesungguhnya kami pergi berlomba-lomba dan kami tinggalkan Yusuf di dekat barang-barang kami,lalu dia dimakan serigala." Setelah kedustaan terungkap, Yusuf berkata kepadamereka," tak ada cercaaan ter-hadap kalian." Dan ayah mereka Ya'qub berkata, "Aku akan memohonkan ampun bagimu kepada Rabbku. Sesungguhnya Dia-lah Yang Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang."

Sang pendeta bertanya:” 17.. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah namun Dia tidak menyukainya?
Pemuda itu menjawab : “Sesuatu yang diciptakan Allah namun tidak Dia sukai adalah
suara keledai. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya sejelek-jelek suara adalah suara keledai." (Luqman: 19).

Sang pendeta bertanya:” 18.. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dengan tanpa ayah dan ibu!
Pemuda itu menjawab : “Makhluk yang diciptakan Allah tanpa bapak dan ibu adalah Nabi
Adam, malaikat, unta Nabi Shalih dan kambing Nabi Ibrahim.

Sang pendeta bertanya:” 19.. Siapakah yang tercipta dari api, siapakah yang diadzab dengan api dan siapakah yang terpelihara dari api?
Pemuda itu menjawab : “Makhluk yang diciptakan dari api adalah Iblis, yang diadzab dengan api ialah Abu Jahal dan yang terpelihara dari api adalah Nabi Ibrahim. Allah SWT berfirman, "Wahai api dinginlah dan selamatkan Ibrahim." (Al-Anbiya': 69).

Sang pendeta bertanya:” 20.. Siapakah yang tercipta dari batu, siapakah yg diadzab dengan batu dan siapakah yang terpelihara daribatu?
Pemuda itu menjawab : Makhluk yang terbuat dari batu adalah unta Nabi Shalih, yang diadzab dengan batu adalah tentara bergajah dan yang terpelihara dari batu adalah Ash-habul Kahfi (penghuni gua).

Sang pendeta bertanya:” 21.. Sebutkan sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap besar!
Pemuda itu menjawab :” Sesuatu yang diciptakan Allah dan dianggap perkara besar adalah tipu daya wanita, sebagaimana firman Allah SWT, "Sesungguhnya tipu daya kaum wanita itu sangatlah besar."

Sang pendeta bertanya 22.. Pohon apakah yang mempu-nyai 12 ranting, setiap ranting mempunyai 30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah naungan dan dua di bawah sinaran matahari?"
Pemuda itu menjawab :”Adapun pohon yang memiliki 12 ranting setiap ranting mempunyai
30 daun, setiap daun mempunyai 5 buah, 3 di bawah teduhan dan dua di bawah sinaran
matahari maknanya: Pohon adalah tahun, ranting adalah bulan, daun adalah hari dan buahnya adalah shalat yang lima waktu, tiga dikerjakan di malam hari dan dua di siang hari.

Pendeta dan para hadirin merasa takjub mende-ngar jawaban pemuda muslim tersebut. Kemudian ia pamit dan beranjak hendak pergi. Namun ia mengurungkan niatnya dan meminta kepada pendeta agar menjawab satu pertanyaan saja. Permintaan ini disetujui oleh sang pendeta.
Pemuda ini berkata, "Apakah kunci surga itu?"
mendengar pertanyaan itu lidah sang pendeta menjadi kelu, hatinya diselimuti keraguan dan rona wajahnya pun berubah.
Ia berusaha menyembunyikan kekhawatirannya, namun hasilnya nihil.
Orang-orang yang hadir di gereja itu terus mendesaknya agar menjawab pertanyaan tersebut, namun ia berusaha mengelak.

Mereka berkata,
"Anda telah melontarkan 22 pertanyaan kepadanya dan semuanya ia jawab sementara ia hanya memberimu satu pertanyaan namun anda tidak mampu menjawabnya! "
Pendeta tersebut berkata,"Sungguh aku mengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut, namun akutakut kalian marah. " Mereka menjawab, "Kami akan jamin keselamatananda."
Sang pendeta pun berkata, "
Jawabannya ialah: Asyhadu an La Ilaha Illallah wa'asyhaduanna Muhammadar
Rasulullah."

Lantas sang pendeta dan orang-orang yang hadir di gereja itu memelukagama Islam. ALLAHU AKBAR! Sungguh Allah telah menganugrahkan kebaikan dan menjaga mereka dengan Islam melalui tangan seorang pemuda muslim yang bertakwa.

Semoga Kisah ini dapat menambah kuat Iman kita sebagai seorang Muslim, dan jika Kisah ini di baca oleh orang non muslim, semoga dia sadar dan memeluk Agama yang paling Benar, Agama ALLAH SWT.

Rabu, 31 Desember 2014

Materi Perkuliahan Pendidikan Matematika

Hai sahabat,, lagi nyari materi buat belajar matematika di perkuliahan ya? Dibawah ini sudah saya sediakan beberapa materi matematika yang ada di pekulihan. Tapi maaf hanya sedikit yang saya posting. Silahkan download dan selamat belajar matematikaJ

Analisis Real

Satatistika Matematika I

Geometri Analitik



Terimakasih Sahabat. Telah berkenan berkunjung dan membaca salah satu artikel dari situs personal saya di  http://www.yunitaayuprasiska.co.vu/ .

Materi Integral

Definisi Integral : jika F(x) adalah fungsi yang bersifat F’(x)=f(x), maka F(x) merupakan suatu anti turunan atau suatu pengintegralan dari F’(x)=f(x).
Integral dilambangkan :
ò f(x) dx
Ada 2 jenis integral
1.    Integral Tak Tentu
Integral tak tentu adalah proses mencari fungsi semula F(x) jika turunannya F’(x) diketahui. Secara umum dapat ditulis :

2.    Integral Tertentu


Teknik Pengintegralan
1.      Integral Substitusi




2.    Integral Parsial








Penggunaan Integral Tertentu
A.  Luas Daerah antara Kurva dengan Sumbu X
B.  Luas Daerah antara Dua Kurva
C.  Volume Benda Putar Mengelilingi Sumbu X
D.  Volume Benda Putar Mengelilingi Sumbu Y
E.   Volume Benda Putar Suatu Daerah antara Dua Kurva


Untuk materi lengkapnya mengenai garis singgung lingkaran, dapat kamu unduh filenya di bawah ini!
Download mengenai garis singgung lingkaran (Flash)
Download mengenai garis singgung lingkaran (PPT)

Selasa, 30 Desember 2014

Materi Matematika SMA Kelas 11

Hai sahabat,, lagi nyari materi buat belajar matematika SMA kelas 11 ya, ? Jika iya, tidak perlu bingung mencari materinya. Dibawah ini sudah saya sediakan beberapa materi matematika SMA kelas 11. Silahkan download dan selamat belajar matematikaJ


Terimakasih Sahabat. Telah berkenan berkunjung dan membaca salah satu artikel dari situs personal saya di  http://www.yunitaayuprasiska.co.vu/ .